Pentingnya LinkedIn Untuk Mendukung Perkembangan Karir

4
Beberapa waktu yang lalu saya baru saja memulai hidup baru disebuah perusahaan start up yang cukup keren, sebut saja namanya Cermati.com. Tidak tanggung-tanggung, saya berpindah pulau dari Kalimantan ke Jawa untuk mengambil peluang pekerjaan ini. Bukan faktor gaji, bukan faktor benefit yang mereka janjikan, saya memberanikan merantau sendiri ke Jakarta karena posisi yang ditawarkan sangat sesuai dengan passion saya.
Kita semua mengerti bahwa ketika mengerjakan sesuatu yang merupakan kesukaan, hobi sehari-hari yang sering kita lakukan maka semuanya akan terasa ringan. Bahkan saya menyebut pekerjaan ini adalah “hobi yang dibayar“.
Berbicara tentang cara mendapatkan pekerjaan yang sesuai minat dan bakat saya ingin mengupas sedikit tentang LinkedIn, jaringan profesional online yang menjadi tempat para pencari kerja menjajakan dirinya. Di LinkedIn, para pencari kerja dan pemberi kerja terhubung dalam sebuah koneksi langsung yang tentunya akan mempermudah kedua belah pihak.
Banyak dari kita mungkin sudah mengenal sosial media LinkedIn, atau mungkin ada dari sebagian kamu yang sedang membaca tulisan ini sudah memiliki akun LinkedIn namun belum memanfaatkannya secara maksimal.
Pentingnya Memiliki Akun LinkedIn Untuk Mendukung Perkembangan Karir
Dibawah ini saya sudah membuat beberapa poin penting tentang cara memaksimalkan jaringan profesional online LinkedIn untuk mendukung perkembangan karirmu.

1. Lengkapi Profile Diatas 90%

LinkedIn didesain sedemikian rupa untuk menghubungkan para pencari kerja dan pihak pemberi kerja dalam sebuah koneksi yang sama.  Melengkapi profile mencapai 90% tentu akan membuat persentase kamu dilirik sebuah perusahaan semakin besar. Pastikan semua data profile kamu diisi dengan lengkap mulai dari info kontak, interest, latar belakang pendidikan, bahasa yang kamu kuasai, skill, website, dan sebagainya. Pastikan juga kamu mengisi kolom headline dengan hal-hal yang merupakan passion kamu sehingga perusahaan lebih mudah menemukanmu.

2. Share Konten Sesuai Passion

Jika kamu seorang programer, maka konten yang harus kamu share adalah semua konten yang berhubungan dengan programming, begitu juga dengan bakat lainnya. Untuk sesekali cobalah memposting sebuah tulisan yang berhubungan dengan minat dan bakat kamu. Hal ini pastinya akan menjadi nilai tambah tersendiri bagi perusahaan yang ingin merekrut kamu menjadi pegawai mereka.

3. Perbanyak Koneksi

“Semakin banyak semakin baik” Di LinkedIn kamu bisa menambahkan koneksi berdasarkan sekolah, perguruan tinggi, perusahaan dan sebagainya. Sebut saja kamu ingin terhubung dengan orang-orang yang bekerja pada Google, pada kolom pencarian ketikan kata “google” maka kamu akan menemukan jutaan orang yang bekerja pada Google diseluruh dunia ini. 
4. Rutin Melihat saran “Jobs
Hal inilah yang terus saya lakukan sebelum jatuh hati pada cermati.com. Dalam seminggu sekali LinkedIn akan mengirim email secara otomatis berisi informasi lowongan pekerjaan yang sesuai passion berdasarkan profile yang kita isi. Tidak hanya itu, kita juga dapat browse langsung pekerjaan yang kita minati di perusahaan yang sudah masuk dalam koneksi kita.

5. Update Like Profesional

LinkedIn bukanlah facebook, bukan juga twitter, apalagi instagram. Jangan pernah sesekali meng-instagram-kan LinkedIn dengan memposting foto yang tidak memiliki hubungan apapun dengan profile LinkedIn kamu. Jangan posting setiap 5 menit sekali layaknya kamu tweeting di twitter.  Jika ingin menjadi profesional, bertindaklah layaknya seorang profesional di LinkedIn!
Nah itulah beberapa saran dari saya untuk memaksimalkan akun LinkedIn kamu dalam mendukung perkembangan karir. Jika kamu menyukai tulisan ini dan rasanya bermanfaat untuk orang lain, jangan ragu menekan tombol share dibawah ini 🙂

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here